Friday, December 9, 2011

Kelompok jamaah Haji Indonesia Kloter terakhir Siap untuk Kembali; total jemaah Haji Indonesia yang meninggal selama Haji Capai 414 Orang

Kelompok jamaah Haji Indonesia Kloter terakhir Siap untuk Kembali; total jemaah Haji Indonesia  yang meninggal selama Haji Capai 414 Orang

Terakhir kloter siap untuk dibuang peziarah. Kepala Daerah Kerja Madinah, Ahmad Jauhari mengatakan kloter terakhir akan berangkat pada Minggu (11/12) pagi dari Madinah.
"Itu kloter Jawa Barat dengan Jakarta-Saudi penerbangan 84," katanya saat dihubungi, Jumat (9 / 11).
Diperkirakan, peziarah terakhir dari Madinah di negara itu akan tiba pukul 09.00 WIB, Senin (12/12). Tapi dia tidak bisa mengkonfirmasi apakah jumlah sisa peziarah akan ditebangkan seluruhnya.
Sebab, sampai sekarang masih ada jamaah yang masih harus tinggal di Madinah karena sakit. "Ada 11 jamaah yang dirawat di rumah sakit di Madinah Arab Saudi," kata Jauhari.
Dari 11 orang, sebagian besar pria sebanyak tujuh pria dan empat wanita. Menurut Jauhari, untuk terbang para peziarah harus melihat kondisi mereka. Ini diperkuat oleh surat keterangan dokter yang menyatakan para peziarah yang sakit sudah layak terbang.
"Jika tidak ada surat itu ketarangn, maskapai ini tidak akan menerima. Jadi bahwa kita tidak bisa memastikan akan ada berapa banyak orang yang tinggal di Madinah karena sakit," katanya.
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Jeddah, Ahmad Abdullah, mengatakan dalam wilayah kerjanya ada tiga kloter yang tersisa.Yaitu BDG 17, UPG 45, dan 46 UPG. Kloter terakhir akan berangkat pada Sabtu (10/12), pukul 12.00 waktu setempat.
Setiap kloter terdiri dari sekitar 360 jamaah. Namun, Abdullah menegaskan untuk kloter yang paling akhir, tidak akan selalu sesuai dengan jumlahnya. Karena masih ada jamaah yang dirawat di rumah sakit setempat.
Dia yakin, bagi para peziarah yang sedang sakit, petugas kesehatan dan dokter akan tetap waspada sampai akhir tugas mereka yang tanggal 21 Desember. Namun, jika dalam jangka waktu tersebut belum sembuh peziarah dan pejabat harus kembali ke negara, pemerintah diserahkan kepada Konsul Jenderal untuk memantau kesehatan para peziarah.
Jamaah Meninggal Capai 414 Orang

Bahasa Indonesia jamaah haji yang meninggal Rabu di 17:29 sampai waktu Arab Saudi (WS) atau pukul 21:29 WIB mencapai 414 orang, dengan rincian 389 jamaah haji reguler dan khusus atau ONH ditambah sebanyak 25 orang.
"Dari jumlah jamaah yang meninggal yang kebanyakan pria dan wanita 274 orang 140 orang," kata Kepala Haji Terpadu Sistem Komunikasi (Siskohat) Departemen Agama Evi Al Hudori di Mekah pada hari Rabu.
Dia mengatakan sebagian besar jamaah yang meninggal berasal dari embarkasi Surabaya 76 orang, diikuti oleh embarkasi Solo 74 orang, 48 orang embarkasi Jakarta, Jakarta embarkasi 44 orang, serta embarkasi Makassar 27 orang.
Para peziarah yang meninggal, ia menambahkan, sebagian besar karena penyakit sistem peredaran darah 268 orang, diikuti oleh penyakit sistem pernapasan 104 orang, penyakit pembuluh darah anorgan 13 orang, penyakit endokrin dan gizi logam dari sembilan orang, serta penyakit menular dan parasit delapan orang.
Dilihat dari usia yang paling jamaah yang meninggal adalah 60 tahun ke atas sebanyak 303 orang, 90 orang berusia 50-59 tahun, 40-49 tahun dan 19 orang berusia di bawah 40 tahun dari dua orang. "Lokasi adalah peziarah terbesar meninggal di Mekah, Madinah 328 orang dan 45 orang," katanya.
Para peziarah yang meninggal, katanya, ada di Arafah 25 orang, enam orang di Jeddah, serta di Indonesia perjalanan, Arab Saudi sebanyak empat orang.
Hudori juga mengatakan hingga kini memiliki 81.980 anggota jemaah haji Indonesia yang telah kembali ke negara atau 41,05 persen dari total jamaah haji Indonesia diharapkan untuk kembali ke tanah air.
Indonesia sebagian besar peziarah yang telah kembali ke negeri yang tiba di debarkasi JKS (Jakarta) sebanyak 14.798 orang, debarkasi SUB (Surabaya) 14 263 orang, dan debarkasi SOC (Solo) 14 216 orang.
Dia menambahkan juga, sampai sekarang ada sejumlah jamaah haji Indonesia di Arab Saudi, khususnya di Mekah dan Jedah dan mereka adalah sekelompok peziarah yang datang ke gelombang kedua dari Tanah Suci.
Jumlah jamaah haji Indonesia di Madinah adalah 39.748 orang dan bahwa masih ada 64.803 orang di Mekah. "Indonesia peziarah masih di Mekkah dan Madinah harus dipindahkan ke Madinah untuk menjalankan Arbain," katanya.

Gambar:1.Muslim peziarah berjalan di jalan mereka ke Masjidil Haram di kota suci Saudi Mekkah2.Hajj peziarah3.An diperkirakan 2,5 juta jamaah haji yang di Mekkah untuk haji tahunan4. Kelompok ini berziarah ke kota suci Mekkah dan Madinah5. Peziarah melihat keluar jendela bus mereka saat bepergian ke arah kota suci Mekkah untuk haji mereka6. Muslim peziarah haji tiba untuk berdoa di Gunung Arafah dekat kota suci Mekkah7.Syrian peziarah berkumpul di kota suci Saudi Mekkah8. Lebih dari 1,83 juta peziarah telah tiba untuk Haji menandai peningkatan 1,5 persen dari tahun lalu9.Some 2,5 juta orang diperkirakan akan berkumpul di Mekkah untuk memulai ibadah haji pada 14 November10. Setelah waktu mereka di Mina telah berlalu, para peziarah kembali ke Mekah.11. Muslim peziarah melakukan doa malam di kota suci Saudi Mekkah12.Pilgrims tiba di Masjidil Haram Mekah untuk berdoa13. "Al Haramain" Proyek ini ditujukan untuk mengangkut jamaah haji antara Jeddah dan kota-kota Madinah dan Mekah14.Muslim peziarah berjalan di jalan mereka ke Masjidil Haram di kota suci Saudi Mekkah


No comments:

Post a Comment